Selasa, 25 Oktober 2011

Media Gateway Control Protocol Part.5

BAB IV PENERAPAN MGCP

I.1 Aplikasi MGCP

MGCP memperbolehkan pada pengkhususan dari suatu fungsi dan termasuk dalam skala ekonomis dan diharapkan menjadi arsitektur yang dipilih pada penerapan Next Generation Converged Voice/data jaringan IP.

Pada dasarnya MGCP dan Session Initiation Protocols (SIP) keduanya adalah carrier-class interoperability protocols dengan sangat menjanjikan menjadi sebagai bentuk standar perindustrian.

MGCP menjadi pusat solusi VoIP dan bisa terintegrasi pada produk :

· Central Office Switches;

· Gateways;

· Network Access Servers;

· Cable Modems;

· PBX, dalam rangka membangun convergent voice dan data solusi.

I.2 Keuntungan dan Kekurangan MGCP

Ada beberapa keuntungan menggunakan MGCP dan sistem komunikasi berbasis IP dibanding dengan model teknik telepon tradicional [2]:

· Menyedikan simplicity dan realibility;

· Kesulitan pemrograman di konsentrasikan pada MGCs (Call Agent) dan tidak pada protocol;

· Services Providers dapat membangun reliable dan local Access systems yang murah;

· Menyediakan synchronization melalui MGC;

· Pada saat ini telah tersedia carier class MGCP/Megaco media servers dan diimplementasikan dilapangan;

· MGCP/Megaco alternatif satu-satunya untuk kebutuhan tugas pensinyalan, seperti konferensi bisnis atau faksimili atau feature yang kompleks;

· Softswitch sudah menggunakan MGCP/Megaco dan event package untuk Media Gateway Control;

Reference

[1] Andreasen F. and B. Foster, “Media Gateway Control Protocol (MGCP) Version 1.0”, RFC3435, January 2003.

[2] Ixia, Technology Guide Media Gateway Control Protocol (MGCP) Technology, Calabas, CA: Ixia, 2004.

[3] Javvin, “MGCP: Media Gateway Control Protocol”, javvin.com, [Online]. Available: http://www.javvin.com/protocolMGCP.html. [Accessed: Oct. 18,2011].

[4] Network Sorcery, Inc., “MGCP, Multimedia Gateway Control Protocol”, networksocery.com, [Online]. Available: http://www.networksocery.com/enp/protocol/mgcp.htm., [Accessed: Oct. 22, 2011].

[5] Protocols.com, “MGCP”, Voice over IP,[Online]. Available: http://92.61.226.39/pbook/VoIPFamily.htm#mgcp., [Accessed: Oct. 18,2011].

[6] Radvision, Implementing Media Gateway Control Protocols A RADVISION White Paper, Radvision, Jan. 27, 2002.

[7] Salina, Jingming Li, Next Generation Network, Chicester, West Sussex: John Willey & Sons Ltd, 2007.

[8] TechTarget, “Definition Media Gateway Control Protocol”, searchnetworking.com, April 2002. [Online]. Available: http://searchnetworking.techtarget.com/definition/Media-Gateway-Control-Protocol., [Accessed: Oct. 18, 2011].

[9] VoIP Facts, “The Media Gateway Control Protocol”, voip-fact.net, 2011.[Online], Available: http://www.voip-facts.net/media-gateway-control-protocol/. [Accessed: Oct. 18, 2011].

Media Gateway Control Protocol Part.4

BAB III MODEL MEDIA GATEWAY CONTROL PROTOCOL (MGCP)

I.1 Struktur Model MGCP

Media Gateway Control Protocol terdiri dari enpoint dan connection,

Endpoint adalah sumber data dapat berbentuk fisik atau virtual. Contoh dari virtual endpoint adalah sumber data audio dari audio-content server. Pembangunan physical endpoints membutuhkan instalasi perangkat keras, sedangkan penciptaan virtual endpoints dapat dilakukan dengan perangkat lunak [2].

Tipe-tipe dari endpoint ditentukan berdasarkan fungsinya, dari beberapa analisa ditentukan ada beberapa endpoint yaitu [1]:

1. Digital Channel (DS0),

2. Analog Line,

3. Announcement Server Access Point,

4. Interactive Voice Response Access Point,

5. Conference Bridge Access Point,

6. Packet Relay,

7. ATM “trunk side” interface.

Penamaan endpoint untuk pengidentifikasian memiliki dua komponen yang keduanya case-insensitive:

Nama domain dari Gateway yang mengelola endpoint,

Local name pada Gateway tersebut.

Bentuk penamaan endpoint : local-endpoint-name@domain-name.

dimana domain-name adalah absolute domain-name yang mencangkup informasi host, contoh domain-name : mygateway.whatever.net.

Domain-name juga bisa berupa alamat IP, contoh domain-name dengan alamat IP : [192.168.1.2]. Alamat IP bisa menggunakan IPv4 ataupun IPv6.

Connection adalah hubungan antar endpoints melalui media dimana data ditransmisikan. Bisa berupa koneksi Point-to-point atau Multi Point melalui jaringan IP, jaringan ATM, atau koneksi internal seperti TDM backplanes atau Gateway backplanes. Untuk Point-to-point koneksi, koneksi endpoint bisa berada di Gateway yang terpisah atau dalam satu Gateway [2].

Gambar III.1 MGCP Endpoint dan Connection

Pada Gambar III.1 yang menjadi endpoint adalah A, B, C dan D. MGC mengenal empat objek yaitu: A@MG1, B@MG1, C@MG2 dan D@MG2. Setiap MG mengenal 2 objek: MG1 mengenali A dan B, dan MG2 mengenali C dan D.

Ketika muncul kejadian pada physical telephone, objek endpoint pada MG mengenali bahwa suatu kejadian terjadi. MG memberitahukan endpoint tersebut ke MGC. Kemudian MGC bekerjas sesuai aturan dan merubah status.

I.2 Cara Kerja MGCP Call Setup

Ketika endpoint di kenali dan diketahui lokasinya dalam suatu Gateway yang dikelola oleh Call Agent yang sama, penciptaan koneksinya dilakukan melalui tahapan-tahapan berikut:

Call Agent akan meminta (MG1) untuk menciptakan koneksi pada endpoint yang pertama. Gateway mengalokasikan pada sumber daya koneksi tersebut, dan merespon pada perintah (command) dengan menyediakan session description yang mengandung IP address, UDP port dan sebagainya.

Call Agent meminta Gateway kedua untuk menciptakan komunikasi pada endpoint ke dua. Perintah (command) membawa juga informasi session description yang disediakan Gateway pertama. Kemudian Gateway kedua mengalokasikan pada sumber daya koneksi yang diminta, dan merespon pada perintah (command) dengan menyediakan session description-nya sendiri.

Call Agent menggunakan perintah ModifyConnection untuk menyediakan session description yang kedua pada endpoint pertama. Setelah hal ini selesai, komunikasi dapat berproses pada kedua arah.

Bila proses komunikasi telah selesai Call Agent menghilangkan koneksi dengan mengirimkan Gateway perintah DeleteConnection. Gateway juga dalam keadaan tertentu dapat menginformasikans bahwa koneksi Gateway tidak dapat dibangun [2].

Gambar III.2 MGCP Call Setup [2].

I.3 Struktur Protokol, Perintah dan Paket-paket MGCP

Bentuk Struktur Protokol dari MGCP bisa dilihat pada Gambar III.3 di bawah.

Gambar III.3 Struktur Protokol MGCP [4].

Ketika Media Gateway Control mengelola dan mengontrol koneksi antar Media Gateway melalui MGCP menggunakan beberapa perintah untuk melakukan penciptaan koneksi, pengontrolan dan pemusnahan koneksi, beberapa perintah dari MGCP yang digunakan oleh MGC atau Call Agent terdapat pada Tabel III.1 di bawah.

Tabel III.1 MGCP Command [4]

Code

Verb

AUCX

AuditConnection

AUEP

AuditEndpoint

CRCX

CreateConnection

DLCX

DeleteConnection

EPCF

EndpointConfiguration

MDCX

ModifyConnection

RQNT

NotificationRequest

NTFY

Notify

RSIP

RestartInProgress

Kemudian kode yang diberikan dari hasil perintah yang dikirim dari MGC atau Call Agent ke Media Gateway dapat di lihat pada Tabel III.2 Return Code di bawah.

Tabel III.2 Return Code [4]

Code

Description

(0xx) Response acknowledgements

0

Transaksi sedang dijalankan. Pesan untuk pengakhiran pesan akan dikirim kemudian.

(1xx) Provisional Response

100

Transaksi sedang berjalan. Pesan untuk pengakhiran akan dikirimkan kemudian.

101

Transaksi sedang diantrikan untuk dijalankan. Pesan untuk pengakhiran akan dikirimkan kemudian.

(2xx) Sucessful Completion

200

Transaksi yang diminta telah selesai normal dijalankan.

250

Koneksi telah dihapus.

(4xx) Transient error

400

Transaksi tidak bisa dijalankan, dikarenakan adanya kesalahan transisi

401

Telepon telah off hook.

402

Telepon telah on hook.

403

Transaksi tidak bisa dijalankan, karena endpoint tidak memiliki sumber daya yang cukup pada saat ini.

404

Kekurangan Bandwidth pada saat ini.

405

Transaksi tidak bisa dijalankan, karena endpoint sedang melakukan proses restart.

406

Transaksi time-out. Transaksi tidak selesai dikarenakan alasan periode waktu dan telah dibatalkan.

407

Transaksi dibatalkan. Transaksi dibatalkan karena external action, misalkan perintah ModifyCommand dibatalkan oleh perintah DeleteConnection.

409

Transaksi tidak bisa dijalankan dikarenakan ada internal overload.

410

Tidak ada endpoint yang tersedia.

(5xx) Permanent Error

500

Transaksi tidak bisa dijalankan, karena endpoint tidak diketahui.

501

Transaksi tidak bisa dijalankan, karena endpoint belum siap.

502

Transaksi tidak bisa dijalankan, karena endpoint tidak memiliki cukup sumberdaya.

503

“All of” wildcard terlalu rumit.

504

Perintah tidak diketahui atau tidak didukung.

505

RemoteConnectionDescriptor yang tidak mendukung.

506

Tidak bisa memenuhi LocalConnectionOptions dan RemoteConnectionDescriptor.

507

Fungsi yang tidak didukung.

508

Penanganan karantina yang tidak diketahui atau tidak didukung.

509

Error pada RemoteConnectionDescriptor.

510

Transaksi tidak bisa dijalankan, karena terdeteksi error pada protokol.

511

Transaksi tidak bisa dijalankan, karena perintah mengandung karakter yang tidak dikenal.

512

Transaksi tidak bisa dijalankan, karena Gateway tidak dilengkapi dengan perlengkapan untuk mendeteksi permintaan.

513

Transaksi tidak bisa dijalankan, karena Gateway tidak dilengkapi dengan salah satu penghasil sinyal permintaan.

514

Transaksi tidak bisa dijalankan, karena Gateway tidak bisa mengirimkan pengumuman tertentu.

515

Transaksi tertuju pada identitas koneksi yang salah (ada kemungkinan telah dihapus).

516

Transaksi merujuk pada call-id yang tidak diketahui.

517

Mode yang tidak didukung atau tidak valid.

518

Paket yang tidak diketahui atau tidak didukung.

519

Endpoint tidak memiliki digit map.

520

Transaksi tidak bisa dijalankan karena endpoint dalam proses restart.

521

Endpoint diteruskan ke Call Agent yang lain.

522

Tidak ada kejadian atau sinyal yang dimaksud.

523

Aksi yang tidak diketahui atau kombinasi aksi ilegal.

524

Internal Inconsistency pada LocalConnectionOptions.

525

Ekstensi tidak diketahui pada LocalConnectionOptions.

526

Bandwidth yang tidak mencukupi.

527

Kehilangan RemoteConnectionDescriptor.

528

Versi protokol yang tidak cocok.

529

Kegagalan internal perangkat keras.

530

CAS signaling protocol error.

531

Kegagalan dalam penggrupan dari trunk (mis. Kegagalan fasilitas).

533

Respon terlalu besar.

534

Kegagalan Codec Negotiation.

535

Packetization period tidak didukung.

536

RestartMethod yang tidak dikenal atau tidak didukung.

537

Digit map extensión yang tidak dikenal atau tidak didukung.

538

Error parameter kejadian/sinyal.

539

Parameter perintah yang tidak valid atau tidak didukung.

540

Per Endpoint connection limit exceded.

541

LocalConnectionOptions yang tidak valid atau tidak didukung.

(8xx) Package specific response codes

800

NextEndPointName yang tidak valid.

801

StartEndPointName yang tidak valid.

802

Parameter BulkRequestInfo yang tidak valid atau tidak didukung.

803

State Type yang tidak valida tau tidak didukung.

804

Tidak didukung Bulk Audit Type.

805

Kesalahan menentukan ruang dari endpoint.

806

Permintaan StartEndpoint yang tidak diketahui atau tidak tersedia.

Ketika Gateway melakukan proses penghapusan koneksi, Gateway akan mengirimkan reason code kepada Call Agen untuk memberitahukan alasan kenapa dilakukan proses penghapusan koneksi. Kode pesan ini juga digunakan ketika Gateway dalam proses perintah restart.

Tabel III.3 Reason Code [4]

Code

Description

0

Status endpoint adalah nominal. (kode ini digunakan hanya untuk merespon permintaan audit).

900

Endpoint tidak berfungsi normal.

901

Endpoint dalam kondisi tidak melayani.

902

Kehilangan konektifitas low layer (mis. Downstream sync).

Tabel III.4 MGCP Packages

Package

Name

Version

References

Advanced Audio

AAU

0

[PKT-SP-ASP-I02-010620]

Advanced Audio

AU

0

[RFC2897]

Announcment

A

1

[RFC3660]

ATM

ATM

0

[RFC3441]

Basic

B

0

[RFC3435]

Basic Audio

BAU

0

[PKT-SP-ASP-I02-010620]

Basic Line

BL

0

[RFC3064]

Basic MF CAS

MS

0

[RFC3064]

Bulk Audit

BA

0

[RFC3624]

Business Phone

BP

0

[RFC3149]

Digit Map Extension

DM1

0

[RFC3660]

DTMF

D

1

[RFC3660]

DTMF CAS

DT

0

[RFC3064]

Fax

FXR

0

[RFC5347]

Feature Group D CAS

MD

0

[RFC3064]

Feature Key

KY

0

[RFC3149]

FXO CAS

DO

0

[RFC3064]

Generic

G

0

[RFC3435]

Generic Media

G

1

[RFC3660]

Handset

H

0

[RFC3435]

Handset Emulation

H

1

[RFC3660]

ISUP Trunk

IT

0

[PKT-SP-TGCP-I02-011221]

Line

L

0

[RFC3435]

Line

L

1

[RFC3360]

Line Control Signaling

LCS

0

[PKT-TR-MGCP-PKG-V01-020315]

Lockstep

LCK

0

[RFC3992]

Media Format Parameter

FM

0

[RFC3360]

MF

M

0

[RFC3435]

MF Terminating CAS

MT

0

[PKT-SP-TGCP-I02-011221]

Network Access Server

N

0

[RFC3435]

Operator Services CAS

MO

0

[RFC3064]

Redirect and Reset

RED

0

[RFC3991]

Resource Reservation

RES

0

[RFC3660]

RTP

R

0

[RFC3435]

RTP

R

1

[RFC3660]

Script

SCRIPT

1

[RFC3360]

Signal List

SL

0

[RFC3660]

Simple Data Tone

TFM

0

[PKT-TR-MGCP-PKG-V01-020315]

Sumplementary Services Tones

SST

0

[RFC3360]

Trunk

T

0

[RFC3435]

Trunk

T

1

[RFC3360]

XML Display

XML

0

[RFC3149]


Reference

[1] Andreasen F. and B. Foster, “Media Gateway Control Protocol (MGCP) Version 1.0”, RFC3435, January 2003.

[2] Ixia, Technology Guide Media Gateway Control Protocol (MGCP) Technology, Calabas, CA: Ixia, 2004.

[3] Javvin, “MGCP: Media Gateway Control Protocol”, javvin.com, [Online]. Available: http://www.javvin.com/protocolMGCP.html. [Accessed: Oct. 18,2011].

[4] Network Sorcery, Inc., “MGCP, Multimedia Gateway Control Protocol”, networksocery.com, [Online]. Available: http://www.networksocery.com/enp/protocol/mgcp.htm., [Accessed: Oct. 22, 2011].

[5] Protocols.com, “MGCP”, Voice over IP,[Online]. Available: http://92.61.226.39/pbook/VoIPFamily.htm#mgcp., [Accessed: Oct. 18,2011].

[6] Radvision, Implementing Media Gateway Control Protocols A RADVISION White Paper, Radvision, Jan. 27, 2002.

[7] Salina, Jingming Li, Next Generation Network, Chicester, West Sussex: John Willey & Sons Ltd, 2007.

[8] TechTarget, “Definition Media Gateway Control Protocol”, searchnetworking.com, April 2002. [Online]. Available: http://searchnetworking.techtarget.com/definition/Media-Gateway-Control-Protocol., [Accessed: Oct. 18, 2011].

[9] VoIP Facts, “The Media Gateway Control Protocol”, voip-fact.net, 2011.[Online], Available: http://www.voip-facts.net/media-gateway-control-protocol/. [Accessed: Oct. 18, 2011].